Manfaat tumbuhan paku bagi kehidupan manusia bisa Anda temukan dengan mudah. Faktanya manusia sudah sering memanfaatkan tumbuhan paku dalam kehidupan sehari-hari, baik itu untuk kesehatan ataupun untuk keperluan sehari-hari. Pun tumbuhan ini mudah hidup dimana saja, meski tumbuhan paku yang mudah ditemukan tersebut tidak semua spesies. Ada beragam tumbuhan paku pula yang dibedakan berdasarkan beberapa jenisnya. Bentuk dari beberapa spesies tersebut juga berbeda satu sama lain.

Beberapa jenis tumbuhan paku dibagi menjadi 3 kategori berikut, yakni:

-Tumbuhan paku homosfor
Tumbuhan paku homosfor merupakan tumbuhan paku yang menghasilkan satu jenis spora dengan besar sama. Contohnya adalah tumbuhan paku kawat.

-Tumbuhan paku heterospor
Tumbuhan paku heterospor merupakan jenis tumbuhan paku dengan dua jenis spora dihasilkan, yakni mikrospora kecil kelamin jantan dan makrospora besar kelamin betina. Beberapa contoh tumbuhan paku ini adalah Selaginella yang sering dijumpai sebagai penyusun tanaman bunga.

-Tumbuhan paku peralihan
Tumbuhna paku peralihan adalah jenis tumbuhan paku yang berada di antara tumbuhan paku jenis homospora dan tumbuhan paku heterospor. Contohnya adalah tumbuhan paku ekor kuda.

Manfaat Tumbuhan Paku

Manfaat Tumbuhan Paku

Ragam Manfaat Tumbuhan Paku

Biasanya ragam manfaat tumbuhan paku dijadikan sebagai pupuk hijau, tanaman hias, sayuran dan juga terkadang sebagai tanaman obat. Mari kita ketahui beberapa manfaat tumbuhan paku:

  1. Tumbuhan paku dijadikan sebagai tanaman hias. Beberapa contoh tumbuhan paku yang dimanfaatkan sebagai tanaman hias antara lain: Asplenium, Platycerium, Adiantum dan juga Selaginella.
  2. Tumbuhan paku yang dijadikan sebagai pupuk hijau dan dipakai dalam proses pemupukan tanaman lainnya adalah Azolla finnata yang disimbiosiskan dengan Anabaena azollae.
  3. Tumbuhan paku digunakan sebagai bahan pembuatan obat, contohnya adalah Aspidium filixmas dan juga Lycopodium clavatum.
  4. Tumbuhan paku juga digunakan sebagai sayuran, contoh Marsilia crenata atau daun semanggi dan Pteridium Aquilinum atau daun pakis.
  5. Tumbuhan paku digunakan sebagai pelindung tanaman, sebagai contoh adalah gleichenia linearis.
  6. Manfaat tumbuhan paku juga digunakan sebagai bahan penggosok dan pembersih. Sebagai contoh adalah tumbuhan paku ekor kuda yang memiliki kandungan silikondioksida.
  7. Tumbuhan paku digunakan sebagai bahan tambang bangunan. Sebagai contoh sisa tumbuhan paku ekor kuda, ada juga tumbuhan paku yang sudah terkubur sudah lama di bawah berbagai sedimen. Tumbuhan paku ini berubah menjadi bahan tambang yakni berupa batu bara dan digunakan sebagai bahan bakar.
  8. Tumbuhan paku dimanfaatkan pula sebagai bahan pengisi kasur, karangan bunga dan dekorasi, pengepak buah-buahan atau sayuran.

Nah, untuk mendapatkan manfaat tumbuhan paku tersebut – Anda bisa mencoba mengembangbiakkan tumbuhan ini di pekarangan rumah atau lahan yang tersedia. Terdapat 2 cara perkembangbiakan tumbuhan paku, yakni sebagai berikut:

-Secara seksual yakni dengan spora. Maksudnya adalah tumbuhan paku akan memproduksi generasi baru lewat spora. Tumbuhan paku jenis ini adalah yang telah disebutkan dalam 3 poin di atas.
-Secara aseksual yakni dengan memisahkan rumpunnya atau menggunakan tunas batang dalam tanah.

Tempat hidup tumbuhan paku sendiri lebih cocok di tempat yang lembap. Ini dikarenakan tumbuhan paku adalah tumbuhan lapisan bawah yang tumbuh di hutan tropik dan hutan subtropik, mulai dari dataran tinggi hingga dataran rendah dan juga di dalam air. Tumbuhan paku juga tumbuh dalam bentuk lumut, bukan seperti semak atau batang. Yang pasti tumbuhan yang sepertinya tidak begitu berarti ini ternyata punya banyak sekali manfaat. Sudahkah Anda mencoba berbagai manfaat tumbuhan paku ini dalam kehidupan Anda?